HALTENG – Kilasanindonesia.com.
Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga terdampak kebakaran dilaksanakan di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (7/4).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascakonflik serta menjadi penanda dimulainya kembali kehidupan masyarakat yang terdampak.
Sebanyak enam unit RLH akan dibangun bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, masing-masing atas nama Dominggus, Ferdinan Matahari, Gabriel Matahari, Nelson Bahagia, Naomi Tibu, dan Bernat Tidore.
Kegiatan peletakan batu pertama dilaksanakan setelah agenda kesepakatan perdamaian, dengan dihadiri Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Bupati Halmahera Tengah Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si., serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pembangunan RLH merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak.
Ia menyatakan bahwa pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada penyediaan hunian, tetapi juga sebagai upaya membangun kembali harapan masyarakat.
Selain itu, ia mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib, serta diwarnai suasana kebersamaan seluruh pihak yang hadir.
Diharapkan pembangunan RLH tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung masyarakat dalam menata kembali kehidupan secara berkelanjutan.(Bur/red).







Tinggalkan Balasan