SOFIFI – Kepolisian Daerah Maluku Utara mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyikapi kondisi cuaca buruk yang melanda wilayah Maluku Utara. Intensitas hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang dan gelombang laut tinggi dinilai berpotensi membahayakan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi laut.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., saat dikonfirmasi pada Rabu (7/1). Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dan tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca belum memungkinkan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar tidak terburu-buru melakukan perjalanan. Jika cuaca dirasa kurang aman, sebaiknya perjalanan ditunda demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Kabidhumas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca, mematuhi arahan petugas pelabuhan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan selama perjalanan laut.

Selain kepada pengguna jasa, imbauan juga ditujukan kepada pemilik dan operator transportasi laut, seperti speedboat dan kapal penyeberangan, agar mengutamakan aspek keselamatan penumpang.

“Kami berharap para pemilik kapal dan nahkoda memastikan kondisi kapal layak berlayar, muatan tidak melebihi kapasitas, serta seluruh alat keselamatan tersedia dan berfungsi dengan baik sebelum berangkat,” tambahnya.

Polda Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan mengingatkan satu sama lain, sehingga aktivitas di laut tetap dapat berlangsung dengan aman meskipun di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kehati-hatian dan kepedulian, kita berharap dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Kabidhumas.