SOFIFI – Kilasanindonesia.com.
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara mengerahkan sebanyak 835 personel dalam pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Kieraha 2026 guna mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., Kamis (12/3), menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari operasi terpusat yang dilaksanakan berdasarkan instruksi Markas Besar Polri untuk menjamin keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Ia menjelaskan, sebanyak 835 personel disiapkan khusus untuk melaksanakan pengamanan dan kegiatan operasi di lapangan. Selain itu, dua pertiga kekuatan jajaran Polda Maluku Utara tetap melaksanakan tugas rutin serta disiagakan sebagai kekuatan cadangan apabila sewaktu-waktu diperlukan tambahan personel dalam pelaksanaan operasi.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Polda Maluku Utara juga mendirikan sebanyak 69 pos yang tersebar di wilayah Maluku Utara. Pos-pos tersebut terdiri atas Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu.
Dari jumlah tersebut, terdapat 11 Pos Terpadu yang masing-masing ditempatkan di setiap kabupaten/kota. Pos Terpadu tersebut diisi oleh personel gabungan yang melibatkan unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergitas dalam pelaksanaan pengamanan.
Operasi Ketupat Kieraha 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari dengan fokus pengamanan terhadap empat sasaran utama, yaitu orang, barang, kegiatan, dan tempat.
Selain aspek keamanan, Polda Maluku Utara juga memberikan perhatian terhadap ketahanan pangan dan energi masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Kapolda Maluku Utara menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan bahan bakar.
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, stok bahan bakar, termasuk elpiji dan minyak tanah di wilayah Maluku Utara, dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi selama periode Lebaran.
Polda Maluku Utara juga menegaskan akan melakukan penindakan tegas terhadap praktik penimbunan barang kebutuhan pokok maupun bahan bakar yang berpotensi merugikan masyarakat.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Kieraha 2026, Polda Maluku Utara berkomitmen untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan aman dan lancar. (Bur/red).




Tinggalkan Balasan