TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, resmi melakukan penyegaran di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui pergeseran jabatan pada tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketujuh OPD tersebut yakni Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Rumah Sakit Daerah (RSD) Kota Tidore.

Dalam pergeseran tersebut, jabatan Sekwan yang sebelumnya dijabat Rudy Ipaenin kini digeser menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sementara Kepala Dinas PUPR yang sebelumnya dijabat Abdul Muis A. Husein dipindahkan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup menggantikan Muhammad Sjarif.

Selanjutnya, Muhammad Sjarif digeser menjadi Kepala Dinas Kominfo menggantikan Marjan Djumati. Marjan Djumati sendiri kini menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Pada posisi lain, Kepala Dinas Pendidikan yang sebelumnya dijabat Zainudin Umasangadji kini dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi menggantikan Ruslan W. Yunus.

Sementara itu, jabatan Direktur Rumah Sakit Daerah Tidore yang sebelumnya dipegang dr. Fajar Puji Wibowo kini dipercayakan kepada dr. Zuhrina Ridwan.

Selain perombakan pada tujuh OPD tersebut, Wali Kota juga melakukan pengisian jabatan kosong pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Jabatan Kepala BPKAD kini diemban oleh Yakub Husain. Posisi Yakub sebelumnya sebagai Asisten Administrasi Umum kemudian digantikan oleh Sofyan Saraha.

Sementara sejumlah pejabat eselon II lainnya tetap dipertahankan pada jabatan sebelumnya, di antaranya Rusdy Thamrin, S.IP sebagai Kepala BKPSDM, Mansyur, S.E sebagai Kepala Bapenda, Ir. Saiful Bahri Latif, M.Si sebagai Kepala Bapperida, Arif Radjabessy, S.E sebagai Inspektur Daerah, serta Ali Dukomalamo, S.Pd., M.Si sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga.

Selain itu, Daud Muhammad, S.IP tetap menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Hamid Abd. Latif, S.Pi sebagai Kepala Dinas Perikanan, Dra. Selvia Mohd. Nur sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, serta Drs. Umar Zen, M.M sebagai Kepala Dinas Sosial.

Kemudian Drs. Marsaid Idris, M.Si sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Muslihin, M.Si sebagai Kepala Kesbangpol, Yakub Marajabessy, S.P., M.M sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Fauzi Robo, S.P., M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian.

Selanjutnya M. Hasybi KF. Marsaoly, S.Sos sebagai Kepala Dinas P2KBP3A, Aminah Abd. Karim, S.E., M.Si sebagai Kepala Dinas PTSP, Muhammad Abubakar, S.Pd., M.Si sebagai Kepala Pelaksana BPBD, serta Drs. Yusuf Tamnge sebagai Kasatpol PP.

Pengangkatan dan pelantikan pejabat tinggi pratama tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 3.1 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.

Menariknya, usai pelantikan, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota tetap mempertahankan Ismail Dukomalamo sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore. Menurut Wali Kota, pergantian Sekda tidak dapat dilakukan secara cepat karena prosesnya cukup panjang.

“Kalau untuk Sekda itu sudah tidak diganti,” ujar Wakil Wali Kota Ahmad Laiman.

Meski demikian, Wali Kota Muhammad Sinen memastikan bahwa pelantikan pejabat eselon II, III dan IV akan dilakukan secara bertahap. Ia juga membuka kemungkinan evaluasi terhadap pimpinan OPD yang baru dilantik apabila kinerjanya tidak sesuai dengan pakta integritas yang telah ditandatangani.

“Pimpinan OPD ini tidak serta-merta harus menjabat dua tahun setengah atau lima tahun. Jika dalam perjalanan kinerjanya tidak baik, maka akan langsung kami evaluasi,” tegasnya.