HALTIM — Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan hanya sekadar ajang perlombaan mencari juara, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat Halmahera Timur.
Hal itu disampaikan Ricky saat memberikan sambutan pada penutupan MTQ ke-12 tingkat Kabupaten Halmahera Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah, Sabtu (16/05/2026).
Dalam sambutannya, Ricky lebih dulu menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub serta Wakil Bupati Anjas Taher atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ di Kabupaten Halmahera Timur.
“MTQ ini bukan hanya perlombaan, tetapi bagaimana kita menghidupi nilai-nilai Al-Qur’an di bumi Fagogoru ini,” ujar Ricky.
Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh kafilah dari 10 kecamatan agar tetap semangat dan terus belajar, khususnya bagi peserta yang belum berhasil meraih juara pada MTQ tahun ini.
“Malam ini capaian juara akan diumumkan. Kepada seluruh kafilah yang belum berkesempatan mendapatkan juara, tetap semangat dan terus belajar. InsyaAllah di tahun-tahun berikutnya bisa berkesempatan menjuarai,” katanya.
Pada kesempatan itu, Ricky turut menyampaikan ucapan selamat kepada Kafilah Kecamatan Wasile Tengah dan Kecamatan Maba Selatan atas prestasi yang diraih dalam MTQ ke-12 tingkat Kabupaten Halmahera Timur.
“Selamat kepada Kafilah Kecamatan Wasile Tengah dan Kecamatan Maba Selatan atas capaian juara pada MTQ ke-12 ini. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan melahirkan generasi Qur’ani di Halmahera Timur,” ucapnya.
Selain itu, Ricky juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan kafilah dari 10 kecamatan yang telah ikut berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan MTQ dengan penuh semangat, kebersamaan, dan sportivitas.
“Menang ataupun belum berhasil menjadi juara, semuanya adalah bagian dari syiar Islam dan pembelajaran bersama,” tambahnya.
Suasana penutupan MTQ ke-12 berlangsung penuh haru dan kebersamaan. Kegiatan tersebut menandai berakhirnya rangkaian pelaksanaan MTQ yang diharapkan mampu memperkuat syiar Islam serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di bumi Fagogoru.





Tinggalkan Balasan