SOFIFI – Kilasanindonesia.com.
Kepolisian Daerah Maluku Utara kembali memperkuat peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) melalui rotasi 79 personel di jajaran Polres se-Maluku Utara. Mutasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan pembinaan personel yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Maluku Utara Nomor ST/212/VII/KEP./2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang mutasi Bintara. Langkah ini menjadi strategi Polda Maluku Utara untuk mengoptimalkan kehadiran Polri di tengah masyarakat serta meningkatkan kualitas pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA., mengatakan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini, serta menyelesaikan berbagai persoalan sosial melalui pendekatan yang humanis. Menurutnya, rotasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi guna memastikan setiap Bhabinkamtibmas mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara optimal kepada masyarakat di wilayah binaannya.
Lebih lanjut, Kabidhumas menjelaskan bahwa tantangan tugas Bhabinkamtibmas semakin kompleks seiring dengan dinamika perkembangan situasi kamtibmas. Selain menjaga stabilitas keamanan, Bhabinkamtibmas juga dituntut menjadi problem solver, membangun komunikasi yang efektif dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta pemerintah desa, sekaligus mendukung berbagai program pemerintah di tingkat desa. Kehadiran mereka juga diharapkan mampu memberikan edukasi hukum, menangkal penyebaran hoaks, mencegah potensi konflik sosial, serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Kabidhumas berharap seluruh personel Bhabinkamtibmas yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah binaannya dan membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat. “Kami berharap para Bhabinkamtibmas yang mendapat amanah baru mampu menjadi wajah Polri yang humanis, responsif, dan solutif. Dengan kedekatan yang baik bersama masyarakat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diselesaikan sejak dini sehingga situasi kamtibmas di Maluku Utara tetap aman dan kondusif,” tutupnya.(Bur/red).


Tinggalkan Balasan