TERNATE — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 Anti Teror Maluku Utara melakukan silaturahmi dan kolaborasi dengan POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Daerah Maluku Utara, Jumat (19/12/2025), di Kantor POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara, Kecamatan Ternate Tengah.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat deteksi dini guna mencegah penyebaran paham intoleran dan radikal, khususnya paham IRET dan HTI, di wilayah Provinsi Maluku Utara.

Kasatgaswil Densus 88 Maluku Utara, Muslim Nanggala, S.I.K., M.H, mengatakan bahwa sinergi dengan POKDARKAMTIBMAS sangat penting dalam upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif.

“Kami mendorong kolaborasi dalam bentuk sosialisasi dan vaksinasi ideologi kepada anggota POKDARKAMTIBMAS agar dapat berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham intoleran dan radikal di masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Satgaswil Densus 88 Maluku Utara telah menjalankan berbagai program pencegahan, di antaranya Kontra Ideologi, Kontra Radikal, dan Kontra Narasi, yang difokuskan pada penguatan pemahaman kebangsaan dan penyebaran konten positif di media sosial.

Muslim Nanggala juga menegaskan bahwa kerja sama lintas elemen masyarakat menjadi kunci dalam membendung berkembangnya paham radikal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Sementara itu, Ketua POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Daerah Maluku Utara, Akmal Mustaf, S.Hi, menyatakan pihaknya menyadari bahaya laten paham IRET dan HTI serta siap memfasilitasi kegiatan sosialisasi dari Tim Cegah Satgaswil Densus 88.

“Kami siap mengatur waktu dan membuka ruang seluas-luasnya untuk sosialisasi agar anggota POKDARKAMTIBMAS memiliki pemahaman yang kuat dalam upaya pencegahan,” katanya.

Hal senada disampaikan Wakil Sekretaris POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Daerah Maluku Utara, Ichlas Yudha Pramono, S.IP., M.Si. Ia menegaskan kesiapan organisasinya untuk bekerja sama secara aktif, termasuk melibatkan Tim Cegah Satgaswil dalam penyusunan program Anti IRET.

Silaturahmi ini turut dihadiri anggota Satgaswil Densus 88 Maluku Utara dan pengurus POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara Daerah Maluku Utara, antara lain IPDA Budi Atmaja, Briptu Andi Riski Putra, Syahril Rakib (Ketua Bidang Humas), Ratna Yunus, S.Pd (Ketua Bidang PPA), Lusiyana Haming (Anggota Bidang PPA), Masykhur Abdul Kadir (Wakil Ketua Kota), serta Aisa Badaruni, SKM, M.M.Kes (Ketua Bidang PPA dan Kesehatan Kota).

Silaturahmi ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Densus 88 dan POKDARKAMTIBMAS Bhayangkara dalam upaya pencegahan dini penyebaran paham intoleran dan radikal di Maluku Utara. Melalui sinergi berkelanjutan, diharapkan upaya edukasi, sosialisasi, dan kontra narasi dapat berjalan lebih efektif dan masif di tengah masyarakat.