HALTIM – Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba, Kabupaten Halmahera Timur, masih menunggu hasil koordinasi antara Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, melakukan peninjauan langsung ke RSUD Maba bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, didampingi Direktur RSUD Maba, dr. Calice Jackline, pada Senin (23/12/2025).
Ubaid menyampaikan, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan progres akhir pekerjaan fisik yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (WIKA), termasuk kesiapan pengiriman alat kesehatan (alkes).
“Peninjauan ini untuk memastikan progres terakhir pekerjaan PT WIKA, sekaligus mengecek proses pengiriman alkes,” ujar Ubaid.
Ia menjelaskan, mekanisme serah terima pekerjaan akan dilakukan oleh PT WIKA kepada Kementerian Kesehatan RI, selanjutnya diserahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur.
Terkait pengiriman alat kesehatan, Ubaid menyebutkan terdapat dua skema yang disiapkan, yakni melalui jalur laut dan jalur udara.
“Untuk jalur udara, rencananya menggunakan pesawat Hercules dengan dua alternatif bandara, yaitu Bandara Babullah Ternate atau Bandara Buli,” jelasnya.
Menurut Ubaid, sejumlah alkes berukuran besar dan berat, bahkan berbentuk kontainer, akan diangkut menggunakan mobil tronton dari bandara menuju RSUD Maba.
Ia juga menjelaskan bahwa panjang landasan pacu Bandara Buli sekitar 1.500 meter.
Apabila memungkinkan pesawat Hercules mendarat di Bandara Buli, maka pengaturannya akan dikoordinasikan dan diarahkan oleh pihak TNI.
“TNI lebih memahami teknis pendaratan pesawat Hercules di bandara tersebut,” tambahnya.
Ubaid mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto sejatinya berkeinginan hadir langsung dalam peresmian RSUD Maba. Hal ini karena RSUD Maba masuk dalam enam rumah sakit PHTC secara nasional yang dinilai memiliki progres pekerjaan signifikan, dengan dua di antaranya berada di tahap siap diresmikan.







Tinggalkan Balasan