Wakapolda Maluku Utara Buka Latpraops Keselamatan Kie Raha 2026, Tekankan Mitigasi Kecelakaan dan Integritas Personel
Sofifi-Kilasanindonesia.com Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif menjelang bulan suci Ramadhan dan Idulfitri, Kepolisian Daerah Maluku Utara menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Kie Raha 2026, Jumat (30/1).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rupattama Polda Maluku Utara tersebut dibuka oleh Kapolda Maluku Utara yang diwakili Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum. Hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Polda Malut, Irwasda Polda Malut, para Pejabat Utama, serta personel jajaran.
Dalam sambutannya, Wakapolda menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 yang akan berlangsung selama 12 hari merupakan langkah strategis cipta kondisi sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat.
Berdasarkan evaluasi data Integrated Road Safety Management System (IRSMS), angka kecelakaan lalu lintas beserta tingkat fatalitas di wilayah Maluku Utara masih menjadi perhatian serius.
“Jalur lintas Halmahera yang aksesnya semakin baik kerap disalahgunakan pengendara untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Saya instruksikan personel agar hadir di lapangan, melakukan mitigasi di titik-titik blind spot serta daerah rawan bencana guna menekan angka fatalitas,” tegas Wakapolda.
Selain itu, Wakapolda juga memberikan penekanan khusus terkait integritas personel dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Di tengah masyarakat yang semakin kritis dan melek hukum, personel Polri dituntut memahami penerapan KUHP dan KUHAP yang baru agar terhindar dari kesalahan prosedur yang dapat mencoreng citra institusi.
“Gelar akademik tidak berarti tanpa hati nurani. Jangan merasa paling pintar di hadapan masyarakat, gunakan ilmu untuk melayani. Kita harus meninggalkan legacy yang baik dengan menjadi polisi yang profesional dan humanis,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Polda Maluku Utara juga menyampaikan rencana strategis penataan kekuatan personel, yakni menggeser personel di tingkat Polda untuk memperkuat jajaran Polsek dan Subsektor. Langkah ini bertujuan agar pelayanan kepolisian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
Melalui Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Polda Maluku Utara berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir secara signifikan.




Wakapolda Maluku Utara Buka Latpraops Keselamatan Kie Raha 2026, Tekankan Mitigasi Kecelakaan dan Integritas Personel

Tinggalkan Balasan