SOFIFI – Kilasanindonesia.com. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Polda Maluku Utara melalui Satuan Tugas (Satgas) Preemtif terus mengintensifkan upaya pencegahan pelanggaran lalu lintas dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis, Jumat (13/2).
Kegiatan yang dipusatkan di Mako Polda Maluku Utara dan kawasan Pelabuhan Speed, Sofifi, tersebut menyasar pelajar serta pengemudi angkutan lintas sebagai kelompok usia produktif yang memiliki mobilitas tinggi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Maluku Utara, Kombes Pol Wahyu Istanto Wahyu Bram, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi preemtif guna membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan di lapangan yang dipimpin Ipda Grace Santri Djawa, S.H., personel menemukan sejumlah pelajar yang menggunakan kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis. Terhadap temuan tersebut, petugas memberikan teguran simpatik serta edukasi agar para pelajar melengkapi standar keselamatan kendaraan.
Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan para sopir lintas di area pelabuhan. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan serta kepatuhan terhadap rambu lalu lintas guna menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Melalui pendekatan dialogis dan humanis tersebut, diharapkan masyarakat Maluku Utara semakin disiplin berlalu lintas berdasarkan kesadaran akan pentingnya keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.( Bur/red).






Tinggalkan Balasan