HALTIM—PT Alam Raya Abadi (ARA) menggelar Sosialisasi Publik Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) tahun 2026–2027 di Hotel Kartika, Buli, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku Utara yang diwakili Abdul Karim Usman, perwakilan BP4D Halmahera Timur Nurholiq Sumpit, Camat Wasile Karyadi, Kapolsek Wasile yang diwakili Kanit Reskrim, Danramil Wasile Muksin, para kepala desa dan ketua BPD se-Kecamatan Wasile, serta perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ketua karang taruna se-Kecamatan Wasile.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Dalam pemaparan materi, pihak perusahaan menjelaskan sejumlah bidang program yang menjadi fokus dalam pelaksanaan RIPPM.
Program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil masyarakat, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, infrastruktur, serta penguatan kelembagaan masyarakat.
Berdasarkan materi yang disampaikan, total alokasi anggaran program tersebut mencapai Rp1,8 miliar per tahun. Rinciannya antara lain sektor pendidikan sebesar Rp460 juta, kesehatan Rp133 juta, peningkatan pendapatan riil masyarakat Rp240 juta, dan kemandirian ekonomi Rp50 juta.
Selain itu, sektor sosial budaya dialokasikan sebesar Rp510 juta, program lingkungan Rp50 juta, serta pembangunan infrastruktur Rp200 juta. Sementara untuk penguatan kelembagaan masyarakat dialokasikan sebesar Rp10 juta.
Dalam rencana tersebut, perusahaan juga menyiapkan dana cadangan sebesar Rp147 juta untuk mendukung pelaksanaan program yang bersifat prioritas.
Melalui sosialisasi ini, perusahaan berharap program pemberdayaan masyarakat yang dirancang dapat berjalan secara transparan serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.




Tinggalkan Balasan