Tidore- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan memastikan pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Tingkat SMP Tahun ajaran 2026–2027 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kota Tidore Kepulauan, Senin. (11/5/2026).
Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Jamil Hadi, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah teknis guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan aman dan lancar, terutama di sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan dan memiliki keterbatasan jaringan internet.
“Makanya sebelum pelaksanaan ujian, kita juga harus menginformasikan kepada pihak terkait mengenai kesiapan data peserta, jaringan, dan kebutuhan teknis lainnya. Supaya saat anak-anak menjalankan ujian, tidak ada kendala yang menghambat proses pelaksanaan,” ucapnya
Menurutnya, seluruh SMP di Kota Tidore Kepulauan melaksanakan ujian secara serentak, termasuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil seperti Kecamatan Nuku dan daerah kepulauan lainnya.
Ia menjelaskan, tim teknis telah disiapkan untuk memantau pelaksanaan ujian di setiap sekolah serta mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi selama proses ujian berlangsung.
“Pelaksanaan semua serentak. Nanti tim teknis akan terus melakukan koordinasi dan konfirmasi di lapangan,”ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan jaringan internet dan pasokan listrik yang menjadi kebutuhan utama dalam pelaksanaan USBK.
“Kalau memang jaringan agak terganggu, biasanya anak-anak diarahkan mencari lokasi yang sinyalnya lebih baik supaya tidak mengganggu proses pelaksanaan ujian,” jelasnya.
Pada hari pertama pelaksanaan, Dinas Pendidikan telah melakukan pemantauan langsung di beberapa sekolah, di antaranya SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 6.
“Tadi kita pantau langsung di dua sekolah terdekat, SMP 1 dan SMP 6. Tim juga terus memantau pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kendala besar yang diterima oleh pihak pelaksana ujian.
“Kalau ada kendala di masing-masing sekolah, mereka langsung mengonfirmasi ke tim dan sekretariat pelaksana ujian. Sampai sekarang saya belum menerima laporan kendala yang serius,” katanya.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, ujian tingkat SMP akan dimulai pada 11 Mei 2026 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan berakhir pada 23 Mei 2026 dengan mata pelajaran PJOK.
Sementara itu, ujian tingkat SD dijadwalkan berlangsung mulai 2 Juni 2026 dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan berakhir pada 8 Juni 2026 dengan mata pelajaran Matematika.
Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan juga mengajak seluruh siswa untuk mengikuti ujian dengan penuh percaya diri dan tetap menjaga semangat belajar selama pelaksanaan USBK berlangsung.






Tinggalkan Balasan