HALTIM — Curah huan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Timur pada Selasa (19/5/2026) sore, mengakibatkan banjir bandang di Desa Dorolamo, Kecamatan Maba Tengah. Air mulai naik dengan cepat setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 15.45 hingga 18.00 WIT.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Halmahera Timur, Darso Gadjal, mengonfirmasi bahwa ketinggian air di permukiman warga mencapai kurang lebih satu meter.

Merespons kondisi darurat tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Haltim langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

“Begitu menerima laporan, TRC BPBD langsung kita gerakkan cepat ke Desa Dorolamo untuk melakukan kaji cepat, serta berkoordinasi dengan unsur instansi terkait dan pemerintah desa setempat. Prioritas utama kami adalah keselamatan dan bantuan kepada masyarakat,” tegas Darso Gadjal.

Berdasarkan hasil pendataan sementara tim TRC BPBD di lapangan, banjir luapan tersebut membawa dampak material yang cukup signifikan bagi warga desa.

Sedikitnya 60 unit rumah warga terendam banjir yang berdampak langsung terhadap 76 Kepala Keluarga (KK). Selain itu, sejumlah fasilitas umum dan perkantoran juga ikut terdampak, di antaranya satu unit masjid, satu unit gereja, satu unit balai desa, satu unit Kantor BPD, satu unit Sekolah Dasar (SD), tiga unit rumah dinas guru, serta enam unit rumah kopel.

Tidak hanya itu, sektor pertanian warga juga mengalami kerusakan cukup parah. Sedikitnya 200 hektare lahan pertanian dan perkebunan milik warga yang siap panen turut terendam banjir.

Hingga berita ini diturunkan, tim TRC BPBD Halmahera Timur masih berada di lokasi untuk memantau perkembangan debit air serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait penyaluran bantuan darurat bagi warga terdampak.

Darso Gadjal juga mengimbau masyarakat di Kecamatan Maba Tengah, khususnya yang berada di daerah aliran sungai dan dataran rendah, agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

“Kami meminta warga untuk tetap tenang namun waspada. Tim kami akan terus berada di lapangan hingga situasi benar-benar kondusif dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang layak,” pungkasnya.