KEPULAUAN SULA- Kilasanindonesia.com.
Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascainsiden dugaan tindak pidana pengeroyokan, Polres Kepulauan Sula menggelar Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) di wilayah Kecamatan Sanana, Sabtu (11/7). Kegiatan patroli difokuskan pada penyampaian imbauan kamtibmas secara humanis dan preventif kepada masyarakat guna mencegah potensi konflik susulan serta menciptakan situasi yang tetap aman dan kondusif.

Sebelum pelaksanaan patroli, Kepala Bagian Operasi Satuan Polairud Polres Kepulauan Sula, IPTU Faisal Pora, memberikan arahan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh semangat serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam berinteraksi dengan masyarakat. Tim patroli kemudian bergerak menuju dua lokasi sasaran, yakni Desa Pastina dan Desa Wai Ipa, yang dipilih berdasarkan hasil analisis situasi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gangguan keamanan pascaperistiwa dugaan pengeroyokan.

Selama patroli berlangsung, personel kepolisian tidak hanya melakukan pemantauan situasi di lapangan, tetapi juga memberikan edukasi dan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para pemuda di Desa Pastina. Petugas mengimbau agar seluruh elemen masyarakat tidak terprovokasi maupun melakukan aksi balas dendam yang berpotensi mengganggu keamanan. Masyarakat juga diminta mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada kepolisian, mengingat kasus tersebut telah ditangani secara profesional oleh Polres Kepulauan Sula sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Intelkam Polres Kepulauan Sula, IPTU Hajrun Ismail, S.H., menegaskan bahwa Patroli Cipta Kondisi merupakan langkah strategis yang terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kepulauan Sula. Berdasarkan hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Pastina dan Desa Wai Ipa terpantau aman, kondusif, dan aktivitas masyarakat berjalan normal. Polres Kepulauan Sula akan terus meningkatkan patroli serta pendekatan persuasif kepada masyarakat guna memastikan situasi kamtibmas tetap terpelihara.(Bur/red).