SOFIFI – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara terus menggencarkan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, personel Satuan Tugas (Satgas) Operasi Pekat melaksanakan patroli dan pengawasan di kawasan Pelabuhan Speed Boat Sofifi–Ternate, Sabtu (14/12/2025). Pelabuhan ini menjadi salah satu titik vital mobilitas masyarakat antarwilayah.

Patroli difokuskan pada pencegahan peredaran minuman keras (miras), narkoba, praktik perjudian, prostitusi, serta tindak pidana pencurian yang berpotensi terjadi di kawasan pelabuhan. Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang, awak kapal, serta pemeriksaan barang bawaan yang dinilai rawan disalahgunakan.

Selain pengawasan, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan pengguna jasa transportasi laut agar turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Operasi Pekat bertujuan menekan dan mencegah berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Pelabuhan menjadi fokus pengawasan karena merupakan pintu keluar-masuk mobilitas masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya Polri demi terciptanya kamtibmas yang aman dan nyaman,” ujar Bambang.

Polda Maluku Utara memastikan Operasi Pekat akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan sasaran utama berbagai penyakit masyarakat, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.