HALTIM – Kabupaten Halmahera Timur sukses menempati peringkat ketiga tertinggi di Provinsi Maluku Utara dalam capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Berdasarkan data evaluasi yang berakhir pada 31 Desember 2025, capaian program ini mencapai 67,75 persen.

Prestasi tersebut menjadi modal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam menyukseskan program kesehatan nasional pada tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur, Abdullah Yakub, menegaskan bahwa Program CKG merupakan instrumen vital dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Menurutnya, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi kunci utama dalam menekan angka penyakit tidak menular.

“Capaian 67,75 persen per 31 Desember kemarin menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat kita terus meningkat. Program CKG ini sangat penting agar warga bisa mengetahui lebih awal jika ada penyakit dalam tubuhnya, sehingga dapat segera ditangani. Jangan menunggu sakit parah baru berobat,” ujar Abdullah.

Ia menjelaskan, layanan CKG dilaksanakan setiap bulan di seluruh fasilitas kesehatan serta pos pelayanan yang tersebar di setiap kecamatan dan desa, guna memastikan pemantauan kesehatan masyarakat berjalan secara berkelanjutan.
Abdullah juga menyampaikan bahwa saat ini jajaran Dinas Kesehatan masih terus bekerja di lapangan, khususnya dalam proses input data dan pelayanan awal tahun.

“Untuk tahun ini kami belum melakukan rekapitulasi keseluruhan, karena sistem pelaporan melalui aplikasi atau situs resmi baru dibuka pada 19 Januari kemarin. Saat ini kami fokus melakukan penginputan data agar tetap akurat dan sinkron dengan sistem pusat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abdullah menambahkan bahwa pelaksanaan rutin Program CKG di Halmahera Timur merupakan langkah konkret daerah dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan kesehatan nasional serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kami berharap melalui Program Cek Kesehatan Gratis ini, masyarakat hingga ke desa-desa dapat melakukan pemeriksaan kondisi tubuhnya secara dini. Kami ingin warga tidak perlu menunggu sakit parah baru mencari pertolongan medis. Cukup datang ke fasilitas kesehatan dan manfaatkan layanan pemeriksaan gratis ini,” tutupnya.