SOFIFI – Kilasanindonesia.com.
Upacara serah terima jabatan Kapala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara telah dilaksanakan secara khidmat di Lapangan Apel Catur Prasetya Markas Komando Polda Maluku Utara, Sabtu (23/5/26) pada pukul 07.30 sampai selesai.
Berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tanggal 7 Mei 2026, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., secara resmi melepas jabatan pimpinan tertinggi di lingkungan Polda Maluku Utara dan menyerahkan tanggung jawab kepemimpinan kepada Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H. Pergantian ini dilakukan sehubungan dengan memasuki masa purna bakti Irjen Pol. Waris Agono, sekaligus sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karir personel Polri.
Prosesi serah terima ditandai dengan penyerahan Pataka Kesatuan yang mengusung semboyan “Fodudara Ngon Moi-Moi”, pedang pora, serta bendera kesatuan sebagai simbol beralihnya wewenang dan tanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di wilayah Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Waris Agono menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat maupun jajaran kepolisian selama menjabat selama satu tahun lebih. Ia berharap semangat persaudaraan dan kebersamaan yang tercermin dalam semboyan kesatuan senantiasa terpelihara, dan meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Arif Budiman, Polda Maluku Utara akan semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, Kapolda yang baru, Brigjen Pol. Arif Budiman, menyatakan kesiapannya untuk meneruskan program kerja yang telah berjalan serta membawa penyegaran baru dalam pelaksanaan tugas.
Mengingat pernah bertugas di wilayah ini sebelumnya, ia menegaskan pemahamannya terhadap karakter dan tantangan daerah, serta menetapkan prioritas utama untuk menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum secara adil, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempererat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Maluku Utara. Jelasnya (Bur/red).




Tinggalkan Balasan