TERNATE – Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Pengurus Daerah Maluku Utara, Muhammad Khadafi, berharap penghargaan Apresiasi Minerba 2026 menjadi momentum bagi perusahaan pertambangan untuk meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat, khususnya warga di lingkar tambang.

Harapan tersebut disampaikan menyusul keberhasilan PT Sumberdaya Arindo (SDA), PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Maluku Utara, dan PT Weda Bay Nickel meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Khadafi, aktivitas pertambangan tidak hanya berorientasi pada produksi dan keuntungan perusahaan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Karena itu, penghargaan yang diraih ketiga perusahaan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi pencapaian seremonial, melainkan diikuti dengan program pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

“PERHAPI akan terus mendorong perusahaan tambang nikel di Maluku Utara untuk memberikan kontribusi yang optimal bagi daerah, khususnya masyarakat di lingkar tambang, selain juga bagi negara,” ungkap Khadafi.

Ia menegaskan, masyarakat yang berada di sekitar wilayah pertambangan harus menjadi bagian penting dari penerima manfaat aktivitas industri tersebut.

“Masyarakat Maluku Utara harus ikut merasakan kehadiran aktivitas pertambangan yang ada di lingkungannya. Kesejahteraan masyarakat harus lebih baik setelah ada kegiatan operasi pertambangan,” tegasnya.

Dalam Apresiasi Minerba 2026, ketiga perusahaan tersebut memperoleh penghargaan pada kategori berbeda.

PT Sumberdaya Arindo meraih apresiasi bidang infrastruktur melalui program Waya Cani Guna. Program tersebut menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat dengan memanfaatkan energi panel surya.

Sementara PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Maluku Utara memperoleh apresiasi bidang kesehatan melalui program ANTAM G-BEST. Program ini mencakup edukasi gizi, pendampingan ibu dan anak, penguatan posyandu, pemanfaatan pangan lokal, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan.

Adapun PT Weda Bay Nickel menerima apresiasi atas kepatuhan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sumber daya alam mineral dan batubara untuk kelompok usaha pemegang Kontrak Karya.

Khadafi berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan pertambangan lainnya yang beroperasi di Maluku Utara agar semakin serius menghadirkan program pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kontribusi kepada negara.

“Kami berharap tahun depan akan lebih banyak lagi perusahaan yang mendapat apresiasi dari Minerba karena program-program pemberdayaannya dan kontribusinya pada negara sangat sukses,” ujarnya.

Malam Apresiasi Minerba 2026 sendiri merupakan bagian dari penutupan MINERBA CONVEX 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan kepada berbagai pihak atas kontribusi dan komitmen dalam mendukung pengelolaan pertambangan mineral dan batubara yang bertanggung jawab serta memberikan manfaat bagi negara dan masyarakat.