SOFIFI – Guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Pekat Tahun 2025, Subsatgas Dokkes Polda Maluku Utara memastikan kondisi kesehatan seluruh personel yang terlibat tetap prima. Pelayanan kesehatan rutin diberikan kepada anggota pada Selasa (9/12), sebagai bagian dari dukungan terhadap tugas operasional di lapangan.

Pelayanan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan tekanan darah, penanganan keluhan kesehatan, serta pendampingan medis bagi personel yang melaksanakan patroli dan penindakan. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik personel yang menjalankan tugas dengan intensitas tinggi dan di berbagai lokasi.

Kabid Dokkes Polda Maluku Utara, Kombes Pol. drg. Robert Apriyadi, M.M., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kesiapsiagaan dan kesehatan anggota selama operasi berlangsung.

“Operasi Pekat memiliki dinamika yang cukup tinggi, sehingga dibutuhkan stamina dan kondisi fisik yang prima. Melalui pelayanan kesehatan ini, kami berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara maksimal, aman, dan tetap sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bidang Dokkes Polda Maluku Utara akan terus melakukan pendampingan kesehatan sejak awal hingga berakhirnya Operasi Pekat, termasuk kesiapsiagaan dalam penanganan gawat darurat apabila diperlukan.

“Kami siap mendukung penuh Operasi Pekat, termasuk memberikan layanan kesehatan langsung di lapangan demi memastikan kesiapan fisik personel,” tambahnya.

Operasi Pekat Polda Maluku Utara digelar dalam rangka cipta kondisi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Operasi ini bertujuan menekan angka kejahatan dan penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman keras, narkoba, perjudian, prostitusi, serta berbagai tindak kriminal lainnya.

Dengan dukungan kesehatan dari Dokkes, diharapkan personel Polda Maluku Utara dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan operasi.