HALTIM — Aktivitas operasi pertambangan PT Alngit Raya di Kabupaten Halmahera Timur dinilai telah merambah kawasan rawan longsor dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, karena lokasinya berdekatan langsung dengan ruas jalan protokoler nasional.

Kondisi tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang pada Senin (2/2/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang pada Senin (2/2/2026).[/caption]

Ricky mengatakan, selama ini pemerintah daerah menduga longsor yang kerap terjadi di badan jalan protokoler dipicu oleh aktivitas bukaan lahan PT Alngit Raya yang dilakukan secara masif dan berada di lereng curam mengarah ke jalan utama.

“Setelah ditelusuri ke bagian atas, ternyata bukaannya sudah sangat masif. Banyak sekali batu-batuan, bahkan ada material yang menumpuk dan berpotensi jatuh ke bawah,” ungkap Ricky.

Melihat kondisi tersebut, Ricky secara tegas memerintahkan Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Halmahera Timur untuk segera melayangkan surat resmi kepada pihak perusahaan guna menghentikan sementara aktivitas di area yang dinilai rawan longsor.

Pemda juga akan meminta evaluasi menyeluruh terhadap bukaan tambang baru, sekaligus menuntut laporan dokumen lingkungan berupa Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

“Pemda akan meminta evaluasi terhadap bukaan baru dan meminta laporan UKL-UPL mereka,” tegasnya.

Tak hanya itu, Ricky juga memerintahkan agar surat disampaikan kepada Inspektur Tambang untuk segera turun langsung melakukan pemeriksaan lapangan.
“Kita minta inspektur tambang turun cross check ke lokasi, karena ini sudah luar biasa,” ujarnya.

Meski kewenangan penghentian aktivitas pertambangan berada di pemerintah pusat, Ricky menilai langkah koordinasi dengan Inspektur Tambang penting dilakukan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat demi mencegah risiko yang lebih besar terhadap keselamatan masyarakat.