SOFIFI — Dalam rangka memberikan semangat dan motivasi kepada murid serta apresiasi bagi guru pada hari pertama masuk sekolah usai libur panjang, Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkolaborasi dengan SD Negeri Sofifi menggelar upacara bendera, Senin (30/3/2026).

Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan yang berlangsung di halaman SD Negeri Sofifi tersebut diikuti oleh seluruh murid, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan pegawai Balai Bahasa.

Upacara ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat pembelajaran tatap muka, mendorong pelaksanaan upacara bendera secara rutin sebagai bagian dari penguatan karakter, serta meningkatkan rasa nasionalisme dan kedisiplinan siswa.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di lingkungan sekolah. Gerakan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, termasuk melalui praktik hemat energi dan air.

Dalam amanat yang disampaikan, Nukman mengajak seluruh peserta upacara untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menekankan lima sikap utama dalam Ikrar Pelajar Indonesia, yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghormati orang tua dan guru, belajar dengan sungguh-sungguh, hidup rukun dengan sesama, serta mencintai tanah air.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sejak 28 Maret 2026 mulai diberlakukan kebijakan pembatasan usia anak dalam mengakses platform digital berisiko tinggi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Terkait hal tersebut, para siswa diimbau untuk bijak dalam menggunakan gawai dengan menerapkan prinsip 3S, yaitu Screen Time (pengaturan waktu layar), Screen Zone (zona penggunaan perangkat), dan Screen Break (istirahat dari layar).

Di akhir amanatnya, Nukman juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara guna membaca buku-buku bermutu terbitan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kegiatan upacara berlangsung dengan lancar dan khidmat. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.