HALTIM — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Halmahera Timur terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perkembangan harga komoditas pangan, baik kebutuhan pokok maupun harga daging, menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Berdasarkan hasil survei di sejumlah pasar tradisional hingga Senin, 19 Mei 2026, harga sembako dan daging, baik daging sapi maupun ayam, di wilayah Halmahera Timur masih terpantau stabil.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop dan UKM Haltim, Usman Lalubis, mengatakan pihaknya rutin memantau harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Fadel Deli Buli dan Pasar Faifi Kota Maba.
“Sejumlah harga sembako di pasar tradisional masih dalam kondisi stabil. Hanya harga tomat yang mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp5.000 per kilogram menjadi Rp26.000 per kilogram. Sementara harga beras dan minyak goreng masih berada pada harga yang aman,” ujar Usman.
Menurutnya, Disperindagkop akan terus melakukan pemantauan harga komoditas pangan, terutama menjelang Hari Raya Iduladha.
“Pihak kami dari Disperindagkop setiap hari akan merilis dan memantau harga sembako di pasar,” katanya.
Usman menjelaskan, pada momentum hari besar keagamaan biasanya komoditas yang paling berpengaruh terhadap kenaikan harga adalah daging. Meski demikian, masyarakat diminta tidak khawatir karena harga daging di Halmahera Timur masih relatif stabil.
“Untuk harga daging sapi saat ini masih berada di kisaran Rp135.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam terdapat tiga kategori harga, mulai dari Rp55.000, Rp60.000 hingga Rp65.000 per ekor,” jelasnya.
Ia berharap seluruh pelaku usaha dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Iduladha.
“Kami dari pemerintah melalui Dinas Perindagkop berharap kepada seluruh pelaku usaha agar dapat bekerja sama dengan baik, sehingga stabilitas harga sembako maupun daging di Halmahera Timur tetap terjaga menjelang Lebaran Iduladha,” tutupnya.





Tinggalkan Balasan