HALTIM – Gelombang pasang yang menerjang wilayah pesisir Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, menyebabkan sejumlah fasilitas dan permukiman warga mengalami kerusakan.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Lolobata bersama Bhabinkamtibmas turun langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah lokasi yang terdampak gelombang pasang pada Senin (15/9/2026).

Dari hasil peninjauan, ditemukan kerusakan pada talud penahan ombak dan jembatan tambatan perahu. Selain itu, sejumlah rumah warga di kawasan pesisir juga sempat terendam air laut akibat tingginya gelombang.

Peninjauan lapangan dipimpin langsung Kepala Desa Lolobata, Arif Robo, didampingi sejumlah staf pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas Desa Lolobata, Aipda Julkifli.

Arif Robo mengatakan, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait. Ia meminta agar pihak terkait segera turun ke lapangan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan.

«“Kami dari Pemerintah Desa Lolobata berharap agar secepat mungkin ada pihak terkait yang turun melakukan pengecekan atas kerusakan yang terjadi akibat gelombang besar beberapa waktu lalu,” ujar Arif.»

Menurut Arif, pengecekan langsung dari pemerintah dan instansi teknis penting dilakukan sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan sekaligus langkah mitigasi untuk menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.

Ia juga meminta pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kawasan pesisir Desa Lolobata yang dinilai semakin rentan terhadap ancaman gelombang pasang.

«“Kami berharap ada solusi terbaik. Warga kami banyak yang tinggal di pesisir pantai dan posisi talud penahan ombak saat ini terlalu dekat dengan rumah warga. Karena itu, kami berharap ada bantuan pembangunan talud baru dengan jarak sekitar 100 meter dari permukiman warga,” katanya.»

Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlindungan pesisir tidak hanya diperlukan untuk memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi, tetapi juga untuk memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Lolobata, Aipda Julkifli, mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir agar tetap tenang dan tidak panik. Namun, kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut masih berpotensi berubah.

«“Saya berharap warga Desa Lolobata yang tinggal di pesisir pantai tetap tenang dan tidak panik. Namun, tetap waspada serta menjaga keselamatan diri dan keluarga selama kondisi cuaca dan gelombang laut masih belum stabil,” kata Julkifli.»

Pemerintah Desa Lolobata berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis terkait dapat segera mengambil langkah konkret. Selain memperbaiki fasilitas yang rusak, penanganan dinilai penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan melindungi permukiman warga dari ancaman gelombang pasang di sepanjang pesisir Desa Lolobata.