HALTIM – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti wilayah Kecamatan Wasile dan Kecamatan Wasile Timur, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, Sabtu (19/9/2026).

Berdasarkan laporan warga dan pantauan di lapangan, salah satu titik kebakaran terpantau berada di kawasan Gunung Wato-Wato yang terletak di belakang SP3. Kepulan asap tebal dari kawasan tersebut terlihat membumbung tinggi dan menyebar ke sejumlah wilayah di sekitarnya.

Selain di Gunung Wato-Wato, warga juga melaporkan adanya beberapa titik kebakaran lain yang muncul di wilayah Kecamatan Wasile dan Wasile Timur. Namun hingga saat ini, belum diketahui secara pasti luas area hutan dan lahan yang terdampak kebakaran.

Kondisi cuaca yang panas disertai vegetasi dan lahan yang mengering dikhawatirkan dapat mempercepat penyebaran api ke kawasan yang lebih luas. Jika tidak segera ditangani, kebakaran berpotensi merambat ke area perkebunan maupun mendekati permukiman warga.

Kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah juga menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Selain mengurangi jarak pandang, asap berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat beraktivitas guna meminimalkan dampak paparan asap.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur bersama instansi terkait segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemetaan titik kebakaran, upaya pemadaman, serta langkah-langkah pencegahan agar api tidak semakin meluas.

Hingga Sabtu siang, kebakaran yang terjadi di kawasan Gunung Wato-Wato dan sejumlah titik lainnya di Kecamatan Wasile maupun Wasile Timur masih dalam pemantauan. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab kebakaran, luas area yang terbakar, maupun estimasi kerugian yang ditimbulkan.