HALTIM — Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pangan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pendopo Ngaku Re Rasai, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK sekaligus sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut, paket sembako senilai Rp50.000 disediakan bagi masyarakat. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.
Menariknya, paket sembako yang disediakan dalam kegiatan tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat penerima manfaat oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Timur, Ny. Hj. Siti Nur Ubaid. Warga cukup menunjukkan kupon yang sebelumnya telah dibagikan untuk mendapatkan paket pangan tersebut.
Kepala Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Dheni Tjan, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu program pemerintah daerah yang dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga terjangkau.
Menurutnya, program tersebut rutin dilaksanakan menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Ramadan, Idulfitri, Iduladha, Natal, dan Tahun Baru. GPM juga digelar pada momentum khusus, termasuk peringatan HKG PKK serta kunjungan kerja gubernur dan wakil gubernur ke kabupaten/kota.
“Harapan kami melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok,” ujar Dheni.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Perum Bulog dan Bank Indonesia guna memastikan ketersediaan pasokan serta membantu menjaga stabilitas harga pangan pokok bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Timur.
Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok semakin mudah, sekaligus menjadi langkah konkret dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban pengeluaran rumah tangga.




Tinggalkan Balasan