HALTIM – Sejumlah pegawai dan tenaga honorer di Puskesmas Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, mengeluhkan keterlambatan pembayaran Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang hingga kini belum juga dicairkan.
Keluhan tersebut disampaikan oleh salah satu staf Puskesmas Gotowasi yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (8/5/2026).
Mereka mengaku, biasanya dana BOK dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Namun hingga saat ini, pembayaran tahap satu bahkan telah memasuki tahap dua, tetapi dana tersebut belum juga diterima para pegawai maupun tenaga honorer.
“Biasanya dana BOK dibayarkan tiga bulan sekali, tapi sampai sekarang tahap satu bahkan sudah masuk tahap dua belum juga dibayarkan. Kasihan torang pe makan minum berharap dari dana itu, apalagi yang honorer,” ujar salah satu pegawai dengan nada kecewa.
Menurut para pegawai, keterlambatan pembayaran kali ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada masa kepemimpinan kepala puskesmas terdahulu, pencairan dana BOK disebut berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Sebelumnya tidak pernah ada keterlambatan pembayaran dana BOK. Tapi sekarang kepala puskesmas terkesan cuek mengurus dana tersebut. Padahal hampir semua puskesmas di Halmahera Timur sudah terbayarkan, hanya Puskesmas Gotowasi yang belum,” tambahnya.
Keterlambatan pembayaran tersebut dinilai sangat berdampak bagi para tenaga honorer yang selama ini menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari dana operasional tersebut.
Para pegawai berharap pihak terkait, khususnya manajemen Puskesmas Gotowasi dan instansi kesehatan setempat, segera memberikan perhatian serius agar hak-hak tenaga kesehatan dapat segera dipenuhi.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pembayaran dana BOK tersebut.




Tinggalkan Balasan