SANANA – Kabar duka datang dari Tanah Suci Makkah. Salah satu jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, H. Edi Sundayana Edo, meninggal dunia pada musim haji tahun 2026.

Informasi wafatnya almarhum disampaikan langsung oleh Ketua Rombongan Jemaah Haji, H. Julkifli, yang menyebutkan bahwa H. Edi menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 18.50 Waktu Makkah.

Almarhum diketahui tergabung dalam Kloter 13 UPG Embarkasi Makassar bersama rombongan jemaah haji dari sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara.

Wafatnya H. Edi Sundayana Edo menambah daftar jemaah haji asal Kepulauan Sula yang meninggal dunia di Tanah Suci pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kepulauan Sula, Mansuh Mudo, saat dikonfirmasi membenarkan kabar duka tersebut.

“Benar, beliau meninggal dunia pada Selasa, 2 Juni 2026, pukul 18.50 waktu Makkah, Arab Saudi,” ujar Mansuh, Rabu (3/6/2026).

Secara terpisah, Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsih Mus, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Basiludin Labesi, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya salah satu jemaah haji asal Kepulauan Sula tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula, Ibu Bupati menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya H. Edi Sundayana Edo. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” kata Basiludin.

Bupati juga mengirimkan doa bagi almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta segala amal ibadahnya diterima.

Selain itu, Bupati mendoakan seluruh jemaah haji asal Kepulauan Sula yang masih menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke daerah dengan selamat serta menyandang predikat haji yang mabrur.

Menurut Bupati, almarhum dikenal sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

“Beliau merupakan sosok ASN yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki pengabdian yang baik dalam pekerjaannya. Kepergian beliau tentu menjadi kehilangan bagi keluarga, sahabat, dan pemerintah daerah,” tutupnya.

Jurnalis: Ram Umanailo