SANANA — Sebanyak 132 peserta mengikuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Bola Desa Waiboga, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Jumat (14/8/2026) pagi.

Peserta dalam kegiatan tersebut berasal dari perwakilan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Sula, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kepulauan Sula, MTsN 2 Kepulauan Sula, MTs Pastina, dan MTs Babussalam Sula.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdim 1510/Sula Mayor Pardan, Kapolsek Sanana AKP Muslim Umabaihi, Babinsa Sertu Rusman Soamole, Bhabinkamtibmas Brigadir Irwan Uamagapi, Pj. Kepala Desa Waiboga Nurdin Umagap, S.A.P., perwakilan Pusdiklat Kwartir Cabang Kepulauan Sula Arman Syahlan, S.Pd., serta anggota Kwartir Cabang Kepulauan Sula Jamhar Umamit, S.Pd.

Wakil Kepala Kantor Kementerian Agama Kepulauan Sula, M. Boby Fachrudin, S.Ag., yang bertindak sebagai pembina upacara, dalam sambutannya mengatakan bahwa pada 14 Agustus 2026, Gerakan Pramuka genap berusia 65 tahun.

Menurut Boby, usia tersebut bukan sekadar penanda perjalanan waktu, tetapi menjadi bukti ketahanan dan relevansi Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia dari masa ke masa.

“Hari ini, 14 Agustus 2026, Gerakan Pramuka genap berusia 65 tahun. Angka ini bukan sekadar penanda waktu, melainkan bukti ketahanan dan relevansi Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia dari masa ke masa,” kata Boby.

Ia mengatakan, di usia yang semakin matang, Gerakan Pramuka harus terus bertransformasi menjadi organisasi yang modern, profesional, dan tertata. Selain itu, Pramuka diharapkan terus memperkuat peran pengabdian kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Boby menegaskan, Dasa Darma dan Trisatya tidak boleh hanya menjadi hafalan dalam setiap upacara, tetapi harus menjadi pedoman yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dasa Darma dan Trisatya bukan sekadar hafalan upacara, melainkan pedoman hidup sehari-hari. Tunjukkan integritas, kejujuran, dan kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

Ia juga mengajak Gerakan Pramuka untuk selalu hadir dan sigap membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan, mulai dari aksi peduli lingkungan, tanggap bencana, hingga kegiatan sosial lainnya.

Kepada para anggota Pramuka golongan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega, Boby berpesan agar terus belajar, berkarya, serta memupuk rasa persaudaraan.

“Teruslah belajar, berkarya, dan memupuk rasa persaudaraan. Banggalah menjadi anggota Gerakan Pramuka, karena dari tangan kalian masa depan bangsa ini ditentukan,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh anggota Pramuka untuk menjaga semangat kebersamaan dan persatuan demi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara kepada para pembina dan pelatih, Boby menyampaikan apresiasi atas pengabdian, kesabaran, dan keikhlasan dalam membimbing generasi muda.

“Terima kasih atas pengabdian, kesabaran, dan keikhlasan dalam membimbing tunas-tunas bangsa tanpa kenal lelah,” tutupnya.