HALTIM – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan kepada Perum BULOG. Prosesi tersebut berlangsung di Ballroom Lantai 5 Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (04/03/2026).

Langkah strategis ini merupakan komitmen Pemda Haltim dalam mendukung pembangunan infrastruktur pascapanen guna menjamin stabilitas dan keterjangkauan pangan, khususnya di wilayah Maluku Utara.

Sinergi Strategis Pemda dan BULOG
Mewakili Bupati Halmahera Timur, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hj. Nasrun Konoras, hadir didampingi Kepala Bagian Hukum Setda Haltim, Ifdal Rajak.

Penandatanganan dilakukan bersama Direktur SDM dan Transformasi Perum BULOG, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto.

Kabupaten Halmahera Timur menjadi satu dari lima daerah di wilayah Maluku dan Maluku Utara yang terpilih dalam program penguatan logistik nasional, bersama Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, dan Morotai.

Asisten I Setda Haltim, Hj. Nasrun Konoras, menyampaikan bahwa hibah lahan ini merupakan investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk kesejahteraan petani dan masyarakat.

“Penandatanganan NPHD dan BAST ini adalah langkah konkret Bupati dalam menjawab tantangan ketahanan pangan. Dengan adanya gudang BULOG dan fasilitas pengering padi di Haltim, kita tidak hanya menjamin stok pangan lokal seperti padi, jagung, dan kedelai tetap tersedia, tetapi juga menjaga stabilitas harga di tingkat petani maupun konsumen,” ujarnya.

Senada, Kabag Hukum Setda Haltim, Ifdal Rajak, memastikan seluruh proses administrasi dan legalitas hibah lahan telah dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Dari aspek hukum, dokumen NPHD dan BAST telah kami kaji secara mendalam agar kerja sama antara Pemda Haltim dan BULOG memiliki payung hukum yang kuat. Kami ingin pembangunan infrastruktur ini segera berjalan agar manfaatnya, terutama untuk kelancaran distribusi pangan di wilayah Maluku Utara, dapat segera dirasakan,” tegas Ifdal.

Ia berharap kehadiran infrastruktur BULOG di Halmahera Timur mampu memangkas rantai distribusi pangan, sehingga keterjangkauan pangan lokal dapat merata hingga ke pelosok desa. Sinergi ini menjadi bukti kesiapan Halmahera Timur menjadi lumbung pangan sekaligus poros logistik di Maluku Utara.