JAKARTA – Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna memperkuat sinergi pembangunan sektor perkebunan di daerah. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026), Bupati diterima langsung oleh Abdul Roni Angkat selaku Direktur Jenderal Perkebunan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan besarnya potensi perkebunan kelapa di Kabupaten Halmahera Timur. Saat ini, luas areal perkebunan kelapa mencapai 45.602 hektare, dengan potensi pengembangan lahan sekitar 48.843 hektare.
Bupati menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan koordinasi sekaligus mengusulkan dukungan pemerintah pusat berupa pembangunan pabrik pengolahan kelapa dan bantuan bibit kelapa unggul guna meningkatkan produktivitas serta nilai tambah komoditas perkebunan.
“Halmahera Timur memiliki potensi perkebunan kelapa yang sangat besar. Dengan dukungan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dan bantuan bibit unggul, kami optimistis sektor perkebunan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ubaid.
Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ir. Ricky Chairul Ricfat, ST., MT. Menanggapi usulan tersebut, Dirjen Perkebunan meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur segera menyampaikan surat permohonan resmi yang dilengkapi data pendukung serta potensi perkebunan yang telah dipaparkan.
Sementara itu, Sekda Halmahera Timur berharap usulan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dapat menjadi perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, apabila belum dapat direalisasikan pada tahun ini, program tersebut diharapkan dapat masuk dalam agenda pembangunan tahun mendatang.
“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti. Jika belum memungkinkan tahun ini, semoga pada tahun depan pembangunan pabrik kelapa di Halmahera Timur dapat direalisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pengembangan ekonomi daerah, sejalan dengan program hilirisasi perkebunan kelapa yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ungkap Ricky.
Sebagai salah satu kabupaten dengan wilayah terluas di Provinsi Maluku Utara, Halmahera Timur memiliki potensi perkebunan yang menjanjikan. Dukungan pemerintah pusat dinilai penting untuk mendorong hilirisasi komoditas perkebunan, meningkatkan daya saing produk daerah, serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam memperjuangkan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.





Tinggalkan Balasan