SOFIFI — Pemerintah Provinsi Maluku Utara memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 untuk memperkuat pelayanan publik melalui peresmian infrastruktur strategis dan penyerahan berbagai bantuan bagi masyarakat.
Sejumlah agenda tersebut dilaksanakan dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara di pelataran Masjid Raya Shafful Khairaat, Sofifi, Senin (12/10/2026).
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, meresmikan Gedung Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) melalui penandatanganan prasasti. Fasilitas ini diharapkan memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
Kehadiran Pusdalops menjadi bagian penting dalam mendukung koordinasi penanganan bencana, pertukaran informasi, serta pengambilan keputusan ketika terjadi keadaan darurat di wilayah Maluku Utara.
Selain peresmian infrastruktur, Pemprov Maluku Utara juga menerima bantuan satu unit mobil laboratorium keliling untuk pengawasan keamanan dan mutu pangan. Bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) tersebut diserahkan oleh Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan, Ariyanto Dwi Nugroho, S.T.P., M.Sc.
Mobil laboratorium keliling itu diharapkan memperkuat pengawasan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah memastikan keamanan produk pangan yang beredar di masyarakat.
Ratusan Mesin Tempel Disalurkan kepada Nelayan
Dukungan terhadap sektor perikanan menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan HUT ke-27 Maluku Utara. Bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), pemerintah menyalurkan bantuan sarana perikanan untuk menunjang aktivitas dan produktivitas nelayan.
Sebanyak 32 unit mesin kapal diserahkan oleh Regional CEO BRI bersama jajaran terkait kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara.
Selain itu, Gubernur Sherly bersama Regional CEO BRI menyerahkan 430 unit mesin tempel merek Yamaha dan Suzuki berkapasitas 15 PK dan 20 PK kepada nelayan penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang operasional nelayan, meningkatkan produktivitas melaut, serta memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan.
Di bidang pelayanan kesehatan, Pemprov Maluku Utara menyerahkan satu unit ambulans dan satu unit mobil jenazah kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.
Penyerahan dilakukan oleh Gubernur Sherly yang didampingi Regional CEO BRI Region 16 Manado, Elizabeth Primasari. Kedua kendaraan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan dan kebutuhan transportasi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sherly bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan kartu kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan secara simbolis kepada pekerja penerima manfaat.
Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya memperluas perlindungan sosial bagi pekerja dalam menghadapi berbagai risiko yang berkaitan dengan pekerjaan.
Buku Nikah dan Penghargaan bagi ASN
Rangkaian peringatan HUT ke-27 juga menyentuh aspek administrasi keluarga melalui penyerahan buku nikah secara simbolis kepada pasangan dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.
Penyerahan tersebut diwakili tiga pasangan, yakni Nicholas Sasahapu dan Flona Floresita Ongi, Farlet Surat dan Rini Rivera Honto, serta Riki Rideldi Honto dan Andriqni Garera.
Buku nikah menjadi dokumen penting untuk memberikan kepastian administrasi perkawinan sekaligus mendukung pemenuhan hak-hak keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Maluku Utara menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba cerdas cermat antarapatur sipil negara (ASN).
Dinas Pertanian meraih juara pertama, disusul Dinas Kelautan dan Perikanan di posisi kedua, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di posisi ketiga.
Penghargaan juga diberikan kepada 15 peserta terbaik lomba karya tulis ilmiah (LKTI).
Untuk kategori manajerial, penghargaan secara simbolis diterima oleh Agus Riyanto selaku Inspektur Provinsi Maluku Utara, Abd. Karim selaku Kepala Bagian Protokol, dan Risal, S.H., M.Si. dari Bapenda Provinsi Maluku Utara.
Sementara itu, Muhammad Ahmad menerima penghargaan secara simbolis untuk kategori nonmanajerial.
Berbagai kegiatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik, mendukung perekonomian masyarakat, memperluas perlindungan sosial, serta meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan.
Momentum HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi dorongan untuk memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat yang terukur dan menjangkau masyarakat hingga ke wilayah kepulauan terluar.
Pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pun menjadi pekerjaan berkelanjutan yang membutuhkan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.





Tinggalkan Balasan