SANANA — Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Seorang warga, Sukra Umafagur alias Uken, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum anggota TNI berinisial SB.

Korban mengembuskan napas terakhir di RSUD Sanana pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 09.00 WIT, setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.

Insiden tersebut bermula pada Sabtu malam, 21 Maret 2026, sekitar pukul 21.00 WIT di Desa Umaloya. Saat itu, korban bersama sejumlah anggota keluarganya mendatangi rumah terduga pelaku untuk mempertanyakan kasus pemukulan yang lebih dulu menimpa salah satu kerabat mereka.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Safrul, beberapa anggota keluarga korban telah lebih dahulu berada di lokasi. Korban kemudian menyusul dan berdiri di seberang jalan, tepat di depan rumah terduga pelaku yang diketahui merupakan anggota TNI yang bertugas di Ambon.

Safrul mengaku melihat terduga pelaku tiba-tiba berlari ke arah korban sebelum melayangkan pukulan keras ke bagian dahi.

“Korban berdiri di tengah jalan. Tiba-tiba pelaku datang berlari dan langsung memukul di bagian dahi hingga korban tersungkur. Saat jatuh, bagian belakang kepala korban terbentur aspal,” ungkap Safrul.

Akibat pukulan tersebut, korban langsung tidak sadarkan diri. Warga yang berada di lokasi kemudian segera mengevakuasi korban ke RSUD Sanana untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Sementara itu, aparat gabungan bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku. Informasi yang dihimpun menyebutkan, oknum anggota TNI tersebut kini telah diamankan di Kodim 1510/Sula untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, satu orang lainnya yang diduga turut terlibat dalam insiden penganiayaan terhadap adik korban juga telah diamankan oleh pihak Polres Kepulauan Sula.

Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian bersama institusi militer. Proses penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.

Jurnalis: Ramli Umanailo