HALTIM — PT SDA yang tergabung dalam Antam Grup menyerahkan 24 sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kepada wartawan sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan profesionalisme insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus memperkuat peran media dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara.

Penyerahan sertifikat tersebut menjadi momentum untuk mendorong wartawan agar terus meningkatkan kapasitas, menjaga independensi, serta menyajikan informasi yang akurat, objektif, kritis, dan berimbang kepada masyarakat.

Pihak PT SDA Antam Grup menilai, pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, terutama dalam menyampaikan informasi kepada publik, mengawasi kebijakan, serta menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai proses pembangunan daerah.

Dalam konteks pembangunan Halmahera Timur, pers diharapkan tidak hanya memberitakan program dan capaian pemerintah, tetapi juga aktif mengangkat potensi daerah, perkembangan ekonomi, peluang investasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai persoalan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan penyelesaian.

Profesionalisme jurnalistik juga dinilai penting untuk membangun komunikasi yang terbuka antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui pemberitaan yang berkualitas, publik dapat memperoleh informasi mengenai arah pembangunan, pelaksanaan program, hingga berbagai tantangan yang dihadapi daerah.

Pihak perusahaan turut menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan agar mampu menjalankan tugas jurnalistik secara bertanggung jawab, berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, serta tetap menjaga independensi dalam setiap pemberitaan.

Kompetensi wartawan menjadi salah satu aspek penting dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas, akurat, serta memberikan ruang bagi kepentingan publik.

Penyerahan 24 sertifikat UKW tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para wartawan untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas pemberitaan, dan memperkuat komitmen terhadap profesionalisme pers.

Di sisi lain, pers diharapkan tetap konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial, mengawal transparansi pembangunan, menyampaikan aspirasi masyarakat, serta memberikan kritik konstruktif terhadap berbagai kebijakan dan pelaksanaan program pembangunan.

Dengan pers yang profesional dan independen, proses pembangunan di Kabupaten Halmahera Timur diharapkan dapat berlangsung secara lebih transparan dan partisipatif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.