TIDORE – Upaya pencarian terhadap dua korban yang diduga hilang dan hanyut di perairan Halmahera Selatan dan pesisir pantai Oba Utara terus dilakukan oleh tim gabungan.

Pada Senin (3/1/2025) pukul 10.30 WIT, personel Polsek Oba Utara bersama anggota Koramil 1505 Sofifi dan wartawan TVRI melaksanakan apel kesiapan di Mapolsek Oba Utara sebelum memulai penyisiran.

Apel dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Oba Utara, Ipda Rais Buana El Usman, yang juga memberikan arahan kepada tim pencari. Pencarian dilakukan terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Halmahera Selatan dan seorang wartawan Metro TV yang hilang di Pantai Desa Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, pascakecelakaan speedboat Pandudewanata milik Basarnas.

Kapolsek Oba Utara, IPDA Suherlin, S.IP, M.H, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua kelompok.

“Tim pertama menyisir pesisir pantai Dusun Noramaake, Desa Aketobatu, yang dipimpin oleh Kanit Intel Polsek Oba Utara. Sementara tim kedua menyisir pesisir pantai Dusun Noramaake, Desa Akedotilou, yang dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Oba Utara,” ujarnya.

Penyisiran dilakukan sejauh kurang lebih 8 kilometer di bibir pantai Desa Aketobatu. Sebelum pencarian dimulai, tim terlebih dahulu menggelar doa bersama.

Hingga pencarian berakhir pada pukul 11.40 WIT, belum ada tanda-tanda keberadaan kedua korban.

“Kami belum menemukan korban, namun situasi selama pencarian berjalan aman dan terkendali,” tambah IPDA Suherlin.

Seluruh personel kemudian kembali ke Mapolsek Oba Utara untuk koordinasi lebih lanjut mengenai langkah pencarian berikutnya. Tim gabungan masih akan melanjutkan upaya pencarian guna menemukan korban yang hilang. (BUR)