HALMAHERA TIMUR – Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Halmahera Timur, Riko Debeturu, mengungkapkan bahwa pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan permodalan dan rendahnya tingkat kepatuhan dalam pembayaran kredit.
Hal tersebut disampaikan Riko saat ditemui di depan Kantor Bupati Halmahera Timur, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, keterbatasan modal masih menjadi salah satu kendala utama yang menghambat pertumbuhan UMKM. Karena itu, pemerintah terus mendorong pelaku usaha memanfaatkan fasilitas pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh perbankan.
“Pengembangan UMKM di Halmahera Timur masih terkendala permodalan. Karena itu, pemerintah memberikan ruang dan mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas pinjaman perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR),” ujar Riko.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat persoalan dalam pemanfaatan fasilitas kredit tersebut. Sejumlah pelaku UMKM, kata dia, belum menjalankan kewajiban membayar angsuran secara tertib, sehingga berdampak pada riwayat kredit mereka.
“Yang menjadi masalah adalah ketika pelaku UMKM mendapatkan pinjaman KUR, namun tidak melakukan pengembalian secara teratur. Akibatnya, saat mengajukan pinjaman kembali, permohonan mereka ditolak oleh pihak bank karena riwayat pembayaran yang tidak lancar, bahkan ada yang sama sekali tidak melakukan pengembalian,” jelasnya.
Riko berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kedisiplinan dalam memenuhi kewajiban pembayaran kredit agar tetap memiliki akses terhadap pembiayaan perbankan di masa mendatang.
Ia menegaskan, keberhasilan program pemberdayaan UMKM tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah melalui akses permodalan, tetapi juga pada komitmen pelaku usaha dalam menjaga kepercayaan lembaga keuangan. Dengan demikian, program pembiayaan dapat terus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pengembangan UMKM secara berkelanjutan.




Tinggalkan Balasan