HALTENG – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2, Keluarga Sula Bersatu (KSB) menggelar bakti sosial dengan melakukan aksi pembersihan sampah di gorong-gorong dan lingkungan warga Desa Lelilef Waibulan, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin KSB sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah tempat tinggal masyarakat.

Ketua KSB, Amin Jeldi Aufat, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut digelar dalam rangka menyongsong HUT ke-2 Keluarga Sula Bersatu di Kabupaten Halmahera Tengah.

“Bakti sosial yang kami lakukan hari ini dalam rangka menyongsong HUT Keluarga Sula Bersatu yang ke-2 tahun di Halmahera Tengah,” ujar Amin melalui pesan WhatsApp, Rabu (30/9/2026).

Ia menjelaskan, KSB merupakan organisasi yang dibentuk untuk menghimpun masyarakat asal Kepulauan Sula yang berada di perantauan, khususnya mereka yang bekerja dan berdomisili di wilayah Halmahera Tengah.

Menurutnya, kehadiran KSB tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang untuk saling membantu dan memperkuat persatuan sesama masyarakat Sula di perantauan.

Sementara itu, Sekretaris KSB, Bustam Gay, mengatakan kegiatan bersih-bersih lingkungan telah menjadi agenda rutin komunitas tersebut.

Menurut Bustam, kegiatan gotong royong merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

“Gotong royong ini adalah bentuk kepedulian sesama terhadap lingkungan dan rasa cinta terhadap negeri. Hidup sehat itu mahal. Karena itu, mari kita menjaga lingkungan tetap bersih dan membuang sampah pada tempatnya agar kita terhindar dari berbagai penyakit,” katanya.

Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Desa Lelilef Waibulan. Kepala Desa Lelilef Waibulan, Faisal Moh. Djamil, turut mengunjungi dan mengawal langsung pelaksanaan bakti sosial di lingkungan warga.

Faisal memberikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan KSB.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar membersihkan sampah dan gorong-gorong, tetapi juga menjadi edukasi sekaligus teladan bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemerintah Desa Lelilef Waibulan mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan yang ditunjukkan komunitas Keluarga Sula Bersatu. Apa yang dilakukan hari ini bukan hanya membersihkan parit, tetapi juga menjadi edukasi dan teladan bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” kata Faisal.

Ia menambahkan, keberadaan komunitas seperti KSB sangat membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong tumbuhnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat seperti ini harus terus diperkuat. Kota yang bersih tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Faisal mengatakan, KSB selama ini dikenal aktif melakukan kegiatan sosial dan aksi bersih-bersih lingkungan, mulai dari gorong-gorong, saluran air hingga ruang-ruang publik di sejumlah desa di Kecamatan Weda.

KSB sendiri merupakan himpunan keluarga besar masyarakat asal Kepulauan Sula yang bekerja dan berdomisili di wilayah Weda, Kabupaten Halmahera Tengah.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan KSB diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, baik di sekitar tempat tinggal maupun ruang publik di Kabupaten Halmahera Tengah.