HALTIM – Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Maba agar masyarakat dapat memperoleh layanan medis yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, usai memimpin rapat bersama jajaran RSUD Maba, Senin (21/9/2026).

Menurut Ricky, peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Maba harus menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat Halmahera Timur dapat memperoleh akses pengobatan, termasuk untuk penyakit-penyakit kritis, tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

“Peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Maba harus dilaksanakan dengan baik agar masyarakat Halmahera Timur dapat memperoleh akses pengobatan penyakit kritis secara cepat dan mandiri tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujar Ricky.

Ricky menjelaskan, peningkatan status RSUD Maba menjadi rumah sakit Tipe C melalui program nasional Kementerian Kesehatan merupakan langkah strategis dalam mendekatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit dengan fasilitas yang terus ditingkatkan akan memberikan manfaat besar bagi warga, terutama dengan dukungan peralatan medis modern yang disiapkan pemerintah.

“Rumah sakit ini ditargetkan memiliki standar pelayanan yang setara dengan fasilitas kesehatan di Pulau Jawa dan dilengkapi dengan alat kesehatan modern, termasuk cathlab,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran gedung baru RSUD Maba menjadi harapan besar bagi masyarakat Halmahera Timur karena dapat mempercepat penanganan pasien, terutama dalam kondisi darurat, sekaligus mengurangi beban biaya dan waktu yang selama ini harus dikeluarkan untuk berobat ke luar daerah.

“Kita tentu sangat bersyukur dengan adanya RSUD Maba di Kota Maba karena sangat membantu masyarakat dan menjadi bagian penting dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Halmahera Timur,” jelasnya.

Meski demikian, Ricky menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan mutu layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur terus mendorong penguatan kapasitas tenaga medis dan paramedis melalui berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi.

“Penguatan sumber daya manusia dan pelatihan tenaga medis menjadi kunci agar pelayanan kesehatan berjalan efektif dan merata di seluruh wilayah Halmahera Timur. Harapan kami, masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari peningkatan layanan kesehatan ini,” tandasnya.